Menu Utama

Fenomena Berburu Nomor Perdana Cantik


Nomor cantik perdana menjadi incaran pengguna seluler hingga rela mengorek kocek dalam-dalam demi memburu nomor yang diinginkan. Bagi kaum urban, nomor ponsel cantik menunjukkan gengsi dan citra diri.

Alasan status sosial dan prestise pun menjadi isu utama orang mencari nomor cantik. Memiliki nomor cantik memang menjadi kebanggaan tersendiri bagi si empunya. Selain mudah diingat, juga mengingatkan suatu kejadian atau peristiwa penting. Misalnya tanggal ulang tahun, pernikahan, dan lainnya. Namun demikian, memburu nomor cantik tidak segampang membeli pulsa.
Butuh waktu mencarinya. Kalaupun ada, harganya selangit. Memang demikianlah. Orang berani membayar mahal untuk mendapatkan nomor impiannya. Entah berapa pun. Ini terjadi di mana pun dan pada nomor apa pun.
Penjual pulsa eceran di Pasar Raya, Edo menuturkan, nomor cantik kombinasi enak dilihat, dibaca dan mudah diingat. Nomor cantik, hoki, dan tanggal lahir menjadi ukuran bagi pembeli angka tiga digit bagian belakang atau tengah. Harga yang ditawarkan memang mahal. ”Meski demikian, animo pembeli tetap tinggi. Ini dibuktikan ketika pembukaan starter pack perdana di tokonya, langsung diburu pembeli memilih nomor cantik,” kata Edo, kemarin.
Banyak tujuan dan maksud orang mencari nomor-nomor cantik. Ada yang berkaitan dengan hoki, ingin punya nomor sesuai tanggal lahir atau hanya ingin memiliki nomor yang berseri dan berirama. ”Selain itu, nomor cantik ini mudah diingat dan dihafal,” imbuhnya.
Di tokonya, nomor cantik dijual dengan harga dua kali lipat dibanding kartu biasa. Edo sendiri tidak terlalu percaya kaitan hoki dengan nomor cantik. ”Semua angka membawa keberuntungan. Jadi, tidak ada angka tertentu yang membawa untung,” tuturnya.
Pemilik Sinar Telekomunikasi, Afrijon menambahkan, bagi sebagian orang, nomor memiliki arti tersendiri. Kadang, inilah yang membuat nomor cantik disebut nomor hoki. ”Untuk nomor cantik, tentunya susah mendapatkannya,” sebut Afrijon.
Afrijon mengatakan, setiap nomor cantik hanya ada satu. Tidak mungkin operator seluler mengeluarkan dua nomor perdana yang sama serinya.
”Seperti hukum ekonomi yang berlaku, supply barang yang tersedia terbatas, sedangkan permintaan banyak, maka mempengaruhi harga jualnya,” tuturnya.
Ia mengatakan, di tokonya harga kartu perdana nomor cantik ini mulai dari Rp25 ribu hingga Rp150 ribu. Konsumen rela mencari nomor cantik dengan keliling counter HP, menghubungi pihak terkait untuk memesan nomor cantik, bahkan operator seluler.  Nah, bagaimana dengan nomor ponsel Anda. Sudahkah cantik?

[PadangEkspres]

View the original article here

Related For Fenomena Berburu Nomor Perdana Cantik